Jumat, 08 Oktober 2010
Kamis, 07 Oktober 2010
LASKAR PELANGI
Ah,saya ingat waktu itu di diabetika,yogyakarta.Malam terakhir pembinaan olimpiade fisika tingkat provinsi.Ada berapa anak ya?Saya ingat waktu itu,lagu ini bergema di sebuah ruangan kecil berisikan orang-orang hebat.Ah,seandainya saya mempunyai waktu lebih banyak untuk bersama orang-orang itu.Seandanya saya lebih punya banyak waktu untuk memahami bagaimana cara berfikir orang-orang hebat itu.Seandainya saya mempunyai kesempatan untuk mengintip bagaimana mereka sukses pada akhir nanti.Saya pasti akan merasa hebat.Berada di depan waktu itu,memandang wajah-wajah penuh semangat itu.semangat yang benar-benar ingin saya miliki.Dan mungkin saya tidak akan berada di sini.Tapi mari tetap bermimpi.
sebuah lirik lagu yagn menakjubkan dari sebuah band emo-rock.
Ah,ini memang lagu agak lama.Tapi saya benar-benar menyukainya.Membayangkan bagaimana lagu ini di buat,dan dalam kondisi yang bagaimana lagu ini di buat.Dan mengerti apa arti sebenarnya dari sebuah perpisahan.
My Chemical Romance
CANCER

Turn away,
If you could get me a drink
Of water 'cause my lips are chapped and faded
Call my aunt Marie
Help her gather all my things
And bury me in all my favorite colors,
My sisters and my brothers, still,
I will not kiss you,
'Cause the hardest part of this is leaving you.
Now turn away,
'Cause I'm awful just to see
'Cause all my hairs abandoned all my body,
Oh, my agony,
Know that I will never marry,
And baby, I'm just soggy from the chemo,
We're counting down the days to go
It just ain't living
And I just hope you know
That if you say (if you say)
Goodbye tonight (goodbye tonight)
I'll ask you to be true (cause I'll ask you to be true)
'Cause the hardest part of this is leaving you
'Cause the hardest part of this is leaving you
Ah,ini memang lagu agak lama.Tapi saya benar-benar menyukainya.Membayangkan bagaimana lagu ini di buat,dan dalam kondisi yang bagaimana lagu ini di buat.Dan mengerti apa arti sebenarnya dari sebuah perpisahan.
My Chemical Romance
CANCER

Turn away,If you could get me a drink
Of water 'cause my lips are chapped and faded
Call my aunt Marie
Help her gather all my things
And bury me in all my favorite colors,
My sisters and my brothers, still,
I will not kiss you,
'Cause the hardest part of this is leaving you.
Now turn away,
'Cause I'm awful just to see
'Cause all my hairs abandoned all my body,
Oh, my agony,
Know that I will never marry,
And baby, I'm just soggy from the chemo,
We're counting down the days to go
It just ain't living
And I just hope you know
That if you say (if you say)
Goodbye tonight (goodbye tonight)
I'll ask you to be true (cause I'll ask you to be true)
'Cause the hardest part of this is leaving you
'Cause the hardest part of this is leaving you
Kamis, 23 September 2010
detik
Lelaki remaja itu masih berdiri di tepi jembatan,bimbang untuk melakukan apa yang telah dia rencanakan tadi,atau apa yang telah dia renungkan selam ini. Mengenai mati.Sudah lama dia menimbang untuk melakukan hal ini,mengakhiri semua derita dunia yang dia alami. Derita menjadi seorang anak yang utus cintany. Ah,apakah pantas di sebut putus,jika pujaan hatinya tidak menerima cintanya? Sebuah kisah cinta yang membuatnya pilu. PUn ketika sahabat yang dia sang percaya kepadanya mengkhianati dan meninggalkanya di saat dia membutuhkanya. Ah,percayalah,setiap hari dia berfikir dan berusaha keras mencoba menemukan orang yang mungkin akan bersedih ketika mengetahui dia telah mati. Dan setiap kali dia memikirkan itu pula,dia menemukan dirinya tak memunyai siapa-siap. Ah kali saja dia salh. Mungkin dengan kematianya yang tragis,wanita pujaan dan sahabat yang mengkhianatinya akan berubah pikiran dan sedikit menghargainya.Dan yang lagi,dia tak akan lagi disepelekan.Dia akan menjadi seorang yang dipandang,seseorang yang tak lagi diremehkan.Seorang yang berani,melakukan sesuatu yang ta berani orang lain lakukan. Dan semua penderitaan ini akan berakhir baginya.
Melangkah kaki ke atas pagar pembatas
Takut melanda jua mencoba untuk menund
angin beriut bergoyah badan
jatuh tak seperti yang dia harap
sebelum kepalanya membentur air dan kemudian batu,dia benar-benar berharap dapat kembali ke lima detik sebelumnya dan membatalkan semua ini.Sedetik kemudian penasaran dia bagaimana wjahnya ketika dulu dia berambut panjang. Namun tak sampai juga dia ingat,sakit mendera kepalanya. Dia tak langsung mati,hanya tak bis bergerak dan terhanyut ke tepi,tempat jamban masyarakat kumuh. tidak,dia belum mati. Dia masih dapat mencium bau kotoran manusia selama dua pagi,hingga akhirnya dia benar-benar mati. Tak seorang pun menyadari kepergianya untuk menangis atau pun sekedar memaki. Tidak,Tidak ada yang sadar. Beberapa orang mungkin mencium baunya,tapi mengira itu itu hanya bau kotoran,sambil bergumam "Gila,Semalem Gue makan Apa?!".
Melangkah kaki ke atas pagar pembatas
Takut melanda jua mencoba untuk menund
angin beriut bergoyah badan
jatuh tak seperti yang dia harap
sebelum kepalanya membentur air dan kemudian batu,dia benar-benar berharap dapat kembali ke lima detik sebelumnya dan membatalkan semua ini.Sedetik kemudian penasaran dia bagaimana wjahnya ketika dulu dia berambut panjang. Namun tak sampai juga dia ingat,sakit mendera kepalanya. Dia tak langsung mati,hanya tak bis bergerak dan terhanyut ke tepi,tempat jamban masyarakat kumuh. tidak,dia belum mati. Dia masih dapat mencium bau kotoran manusia selama dua pagi,hingga akhirnya dia benar-benar mati. Tak seorang pun menyadari kepergianya untuk menangis atau pun sekedar memaki. Tidak,Tidak ada yang sadar. Beberapa orang mungkin mencium baunya,tapi mengira itu itu hanya bau kotoran,sambil bergumam "Gila,Semalem Gue makan Apa?!".
Langganan:
Postingan (Atom)
